Age of Youth

22…22… 22… so, you’re there.

Nggak nyangka, udah 7 tahun saya sendiri tanpa pacar. Kelihatannya miris, tapi kalau nggak dirasa sebenarnya biasa aja. 7 tahun sendiri bukan berarti saya kesepian. Sayangnya, saya juga ngerasa saya butuh yang namanya PACAR.

Tanpa saya sadari, saya melewatkan masa-masa belasan tahun saya sendirian. Sangat berbeda dari apa yang saya impikan.

Waktu berlalu begitu capat dan saya melewatkannya.

Sama seperti teman-teman saya, bahkan untuk beberapa hal saya iri dengan karakter mereka.

  1. Kenapa saya selalu takut untuk memulai sesuatu yang baru?
  2. Kenapa saya bukan orang yang asik?
  3. Kenapa saya tidak bisa begaul dengan baik?
  4. Kenapa saya memandang rendah diri saya sendiri?
  5. Kenapa saya tidak bisa memulai satu percakapan dengan baik?
  6. Kenapa saya selalu memberi tatapan sinis atau dingin kepada orang yang saya suka?
  7. Kenapa saya tidak bisa tersenyum, menyapa atau menatap langsung ke arah orang yang saya suka?
  8. Kenapa tidak ada yang mudah untuk dilakukan?

Pada akhirnya saya kehilangan waktu saya.

Seandainya berkata, “SAYA SUKA KAMU” itu mudah dan tidak menakutkan.

Dan lagi-lagi hal kecil seperti ini saja membuat saya….

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s